Agenda Terbaru

Statitik Pengunjung

22511
today Hari ini 6
yesterday Kemarin 14
minggu ini Minggu ini 348
muhdela Minggu kemarin 0
muhdela Bulan ini 155
muhdela Bulan kemarin 265
muhdela Total Kunjungan 22511
Your IP: 18.204.227.250
Unknown
Rabu, 19 Juni 2019

Mengukir Kenangan, Menggapai Harapan

Mengukir Kenangan, Menggapai Harapan

     Tutup Tahun SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2019/2019 yang dilangsungkan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Senin, 17 Juni 2019 mengambil tema “Mengukir Kenangan, Menggapai Harapa” berlangsung meriah.

     Kepala SMP muhammadiyah 8 Yogyakarta, Erfin Widyanto,S.IP., dalam sambutan yang sekaligus penerahan peserta didik kelas IX kepada orang tua/wali siswa mengatakan bahwa peserta didik telah mengukir kenangan dengan menempuh pendidikan di sekolah selama tiga tahun. Peserta didik tentu memiliki pengalaman-pengalaman yang akan dikenang baik dengan pendidik ataupun teman. Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di Muhdela, para peserta didik akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi untuk menggapai harapan.

     Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta dalam sambutannya yang diwakili oleh Drs. H. Moc. Muzani, menyampaikan terima kasih kepada orang tua/wali karena telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Muhdela Jogja yang merupakan amal usaha persyerikatan.

     “Terima kasih juga untuk akademika SMP muhdela Jogja karena telah membawa peserta didik selama tiga tahun sampai lulus,” tambah Drs. H. Moc. Muzani di akhir sambutan.

     Tahun ini, SMP Muhdela Jogja meluluskan 68 peserta didik yang terbagi dalam tiga rombel kelas. Dalam acara tutup tahun juga diberikan penghargaan kepada peserta didik kelas IX yang berakhlakul karimah, kader SMP Muhdela, tiga terbaik nilai UNBK, dan nilai UNBK di atas 90,00. Anjasmara dan Afifah Hirasna memperoleh predikat sebagai peserta didik dengan aklakul karimah. Wahyu Rendra mendapatkan penghargaan sebagai kader SMP Muhdela karena semangatnya bersyiar ke masyarakat melalui ceramah, khotbah, atau shalat berjamaah. Clara Clarisa mendapat penghargaan sebagai peserta didik dengan nilai UNBK terbaik. Menyusul di bawahnya, Anjasmara, dan di peringkat tiga tanadhi Reivo. Sementara, peserta didik dengan nilai UNBK di atas 90 diraih oleh Tanadhi Reivo, Clara Clarisa, dan Afifah Hirasna. Masing-masing peserta didik mendapatkan penghargaan yang dipersembahkan dari Drs. Heroe Poerwadi, H. Muh. Afnan Hadikusumo,S.IP., dan Moh. Ali Fahmi,SE.,MM., serta sekolah. (RD)

Last update: 2019-06-19 15:27:04